forklift elektrik

0
1004
views

Keterkaitan yang erat antara system pengapian forklift, spare part elektrikal forklift mengontrol semua motor forklift. Semua spare part ini terdiri dari unit kontrol mesin, dioda dan rektifier, resistor dan relay, switch, solenoid dan sensor dan kabel-kabel yang menghubungkan bermacam komponen satu dengan yang lainnya.

Penggantian motor forklift tersedia untuk yang orisinil, aftermarket dan spare part rekondisi dan bekas pakai. Umur, tipe dan power adalah faktor faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih motor forklift. Uur dari motor rekondisi atau bekas sangatlah penting karena sebuah forklift harus mengangkat muatan berat dan juga disaat yang sama harus memindahkannya.

Unit motor kontrol menyalakan atau menghentikan mesin, memilih arah rotasinya, mengatur kecepatan melalui unit kontrol, membatasi torsi dan melindunginya dari overload. Switch adalah bagian penting dari unit kontrol motor dan mungkin secara langsung tersambung dengan battery melaku relay dan kontraktor terhubung dengan sensor yang secara otomatis menyalakan dan mematikan mesin motor.

Kontraktor dan relay adalah switch yang dioperasikan secara elektris yang merupakan bagian dari sistem elektrik. Kontraktor adalah tipe dari relay yang digunakan untuk menghandel power yang tinggi yang dibutuhkan untuk mengontrol secara langsung motor elektrik. Relays sebaliknya digunakan untuk mengontrol arus tinggi dengan signal arus rendah sepreti solenoid starter. Sebuah contractor adalah bagian penting dari starter magnetik yang menghidupkan mesin.

Starter motor juga terkoneksi dengan sebuah alternator, sebuah alat elektromekanikal yang merubah energi mekanis menjadi energi listrik. Alternator mengecas kembali batery dan memberikan bahan bakar pada sistem elektrik truk ketika mesin sedang berjalan. Meskipun alternator berjalan pada RPM yang berbeda beda, arus bolak balik dirubah oleh dioda dan rectifier menjadi arus searah. Solenoid adalah tipe khsusus relaty yang mengoperasikan sebuah switch elektrik dalam sistem tersebut.

Sistem eletrikal pada forklfit juga terhubung dengan part lainnya yang dioperasikan dengan listrik sepreti flood light depan dan belakang, taillights, panel instrument, dan gauge lighting. Lampu dinyalakan dan dimatikan dengan switch individual yang dihubungkan dengan kabel ke dalam sistem elektrik tersebut. Switch lampu rem sering kali dipasang diatas sambungan pedan rem dan menyala ketika driver menginjak pedal rem.

Sistem elektrikal pada forklift juga menyediakan kelistirkan pada beragam instrumen dan gauge. Ini termasuk pada ammeter, fuel level gauge, engine temperatur gauge, fuel level gauge, air, restriction indicator gauge, dan juga fuel level gauge.

Seperangkat spare parts lainnya yang terkoneksi dengan sistem electrial pada truck adalah warning lights, horn, indicator lights dan buzzer. Diantara semua ini, warning lights mengindikasikan adanya belt yang putus, warning buzzer untuk belt yang putus, dan lampu indikator untuk transmission high range.

Lampu, panel instrumen, switch dan buzzer tidak selalu memiliki posisi yang sama untuk forklift Toyota maupun Clarks atau pun untuk merk lainnya. Familiarity dengan posisi poisisi dimana semua parts ini ditempatkan akan menghindarkan anda dari downtime ketika melakukan service forklift dan maintenance lainnya pada sistem kelistrikan forklift ini.

Spare part forklift elektrik mempengaruhi banyak komponen dari forklift tersebut dan perlu tetap dijaga agar selalu dalam kondisi primanya disepanjang waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here